Translate

Senin, 23 Maret 2015

Kutinggalkan dia karena Dia

Indah... memang, bila segala sesuatu kita serahkan kembali kepadaNya.

Duhai jejaka … ”namamukah yang tertulis di lauh mahfuz sana sebagai jodoh saya?” belum tentu, ”engkaukah yang akan menemani saya di titian jalan menuju syurga? dirimukah yang akan melengkapkan separuh dari agama saya?” jawaban dari pertanyaan ini ada pada ALLAH, bukan dihati saya dan hati kekasih saya. Dan jika kamu tercipta bukan untuk saya, haruskah saya marah kepada ALLAH, tentu tidak jika luka kita kembalikan kepada pemilik cinta, dariNYA cinta berasal dan kembali padaNYA

Duhai Jejaka “apakah ketampanan yang ALLAH berikan menghias wajahmu ini diciptakan ALLAH untuk saya?”  tolong jawab!! Dan bisa dipastikan kamu takkan pernah dapat memberi jawaban “apakah kamu tercipta untuk saya” kitapun tak akan punya jawaban atas pertanyaan ini, karena jawabannya bukan di tangan kamu dan saya, tetapi di tangan ALLAH, di tangan TUHAN kita, iya ALLAH, TUHAN saya dan TUHAN kamu.

Duhai Jejaka, tahukah kamu, hati saya gelisah memikirkan kamu, takut kehilangan kamu, terbayang betapa beratnya ketika kamu tiada, menjalani hari hari tanpa sms darimu, melewati waktu tanpa mendengar suaramu, tak ada lagi gelak tawa canda dan nasehat yang kerap hadir di perbincangan kita di malam nan syahdu, tak ada lagi yang akan menanyakan apakah saya sehat hari ini, sudah makankah saya, sudah bayar zakat, sudah shalat tepat pada waktunya bahkan menjadi alarm saya mengingatkan untuk tahajud…

Namun ketakutan ini mengalahkan ketakutan saya kepada ALLAH, saya takut DIA murka karena saya menikmati yang bukan hak saya, takut murka ALLAH karena jantung saya yang berdegup kencang telah saya isi dengan bayangan kamu yang bagai hantu mengikuti saya kemanapun saya pergi ada kamu dihati saya, padahal detak jantung ini titipan ALLAH yang harus saya pertanggungjawabkan.

Jadi maafkan saya jika  ketakutan  saya pada ALLAH melebihi kegelisahan saya memikirkan kamu, biarkan saya sendiri dulu, izinkan saya bersama DIA saja

http://indahnyahidupku.com/2010/06/29/ya-sudahlah/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar